Skip to content

Menyikapi Fitnah Akhir Zaman

2 October 2021

بسم الله الرحمن الرحيم

MENYIKAPI FITNAH AKHIR ZAMAN

(Transkrip Ceramah Kajian MIA 12082021)

Oleh: Ust. Dr. H. Achmad Rofi’i, Lc., M.M.Pd.

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Muslimin dan muslimat yang dirahmati Allooh سبحانه وتعالى,

Pada kajian kali ini, kita in-syaa Allooh akan membahas bagaimana “Menyikapi Fitnah Akhir Zaman”. Kita saat ini berada di Akhir Zaman, karena Akhir Zaman dimulai sejak diutusnya Nabi terakhir yakni Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم.

Sebagaimana disebutkan oleh AlImãm Ibnul ‘Atsĩr رحمه الله dalam Kitab “Jãmi’ul ‘Ushũl”, dalam Hadits shohĩh Riwayat Al-Imãm al-Bukhõry, dari Shohabat Sahl bin Sã’ad رضي الله عنه, beliau berkata bahwa Rosũlullõh صلى الله عليه وسلم menunjukkan dua jarinya (jari tengah dan telunjuk) lalu merapatkan jari-jarinya tersebut seraya bersabda :

بُعِثْتُ وَالسَّاعَةُ كَهَاتَيْنِ

(“Bu’itstu wa assã’ah kahãtain”)

Aku dibangkitkan dengan Hari Kiamat itu seperti ini”. (HR. Al-Imãm al-Bukhõry)[1] 

Maksudnya, antara Rosũlullõh صلى الله عليه وسلم diutus dengan terjadinya Hari Kiamat itu adalah sangat dekat. Oleh karena itu, kita tahu bahwa beliau صلى الله عليه وسلم adalah Nabi Akhir Zaman.

Read more…

Misi Rosuul & Realitas Ummat Islam Indonesia

27 August 2021

بسم الله الرحمن الرحيم

MISI ROSUUL & REALITAS UMMAT ISLAM INDONESIA

(Transkrip Ceramah Kajian MIA 08042021)

Oleh: Ust. Dr. H. Achmad Rofi’i, Lc., M.M.Pd.

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Muslimin dan muslimat yang dirahmati Allooh سبحانه وتعالى,

Pada kajian kali ini, kita in syaa Allooh akan membahas tentang apa yang menjadi Misi Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم; lalu kita bandingkan antara Misi Rosuulullooh tersebut dengan Realitas Ummat Islam, khususnya di negeri kita Indonesia yang kita cintai ini. Hal ini adalah untuk menjadi tolok ukur, sudah seberapa dan sudah sampai seperti apakah kita sebagai ummatnya dalam mengikuti panutan Nabi kita yang mulia. Perlulah kiranya menjadi bahan kegundahan dan introspeksi, apabila ternyata Nabi kita Muhammad صلى الله عليه وسلم memiliki Misi tersendiri, sementara kita ummatnya adalah tidak berada dalam jalur (track) yang benar dalam mengikuti Misi tersebut; bisa dikarenakan ummatnya lalai atas apa yang menjadi misi Nabinya, atau bisa juga karena perkara ini memang jarang dibahas sehingga banyak ummat Islam yang tidak tahu. Oleh karena itu, marilah kita mempelajari perkara ini, agar selanjutnya dapat diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di negeri yang berdasarkan sensus penduduk adalah mayoritas muslim.

Sebelum membicarakan tentang Misi Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم, maka perlu kiranya kita sejenak jelaskan terlebih dahulu tentang apa yang menjadi Visi Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم. Karena sebelum Misi, maka ada Visi. Tapi memang kajian kita kali ini adalah lebih fokus pada bahasan tentang Misi Rosuul, sehingga kita hanya sedikit saja mengulang tentang Visi Rosuul tersebut.

Visi Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم itu adalah: Agar ummatnya Selamat, baik Selamat di Dunia dengan tuntunan Allooh berupa Al-Islam, maupun Selamat di Akherat dengan dimasukkan ke Surga Allooh serta dihindarkan dari adzab Neraka-Nya.

Read more…

VIDEO: Majelis Tafsir

14 August 2021

1) MAJELIS TAFSIR#2: SURAT AL-KAHFI, AYAT 1-8

Read more…

VIDEO: Solusi Alternatif Pandemi Covid-19

1 August 2021
  • SOLUSI ALTERNATIF PANDEMI COVID-19 (BAGIAN-1)
Read more…

VIDEO: Kumpulan Kultum Romadhon 1442 H

19 April 2021

Berikut ini adalah Kumpulan Kultum / Nasehat Romadhoon 1442 H yang semoga dapat menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kita semua. Selamat menyimak !

  1. DOA AGAR BERTAQWA
Read more…

Menyikapi Al-Ghozwul Fikri

12 April 2021

بسم الله الرحمن الرحيم

MENYIKAPI AL-GHOZWUL FIKRI

(Transkrip Ceramah Kajian MIA 09072020)

Oleh: Ust. Dr. H. Achmad Rofi’i, Lc., M.M.Pd.

AL-GHOZWU AL-FIKRI:

Kedua kata ini berasal dari Bahasa Arab yaitu dari kata “Ghozwatun” (غزوة) yang bermakna: “Perang”; dalam istilah lain, dikenal juga dengan: “Ma’rokah” (معركة), juga dengan “Harbun” حرب)) atau “Qitaalun” قتال) )

Sedang AL-FIKRI: yang bermakna: “Pemikiran“; maka dari kata ini, terlahirlah istilah: “Faakir” (فاكر) (Pemikir); dan “Fakkarun” (فكار ) (Ahli dalam berpikir)” 

Secara ringkas, Al-Ghozwu Al-Fikri diartikan sebagai: “Perang Pemikiran” atau dengan kata lain: “Upaya yang dilakukan oleh pihak Penyerang kepada Obyek yang diperangi, melalui cara Tanpa Militer; baik dengan menggunakan Media atau sejenisnya untuk memperoleh apa yang ditargetkan dari Obyek yang diperangi, baik berupa Sumber Daya Alam/Finansial, ataukah Ideologi, ataukah Nyawa ataukah Harga Diri ataukah Peluang.”

Read more…

VIDEO: Kajian Kitab “Al-Wajiz fi Manhajis Salafush Sholih”

1 March 2021

Untuk menjalankan agama kita secara benar, sangatlah perlu untuk memahami Pedoman Para Pendahulu Ummat ini (Pedoman Salafush Shoolih). Oleh karena itu, marilah kita simak rangkaian kajian Kitab “Al-Wajiz fi Manhajis Salafush Shoolih (Kitab “Pedoman Salafush Shoolih“) karya: Asy-Syaikh ‘Abdul Qodir al-Arna’uth (wafat 1415 H). Unduh kitab : http://bit.ly/3qMo21G

Semoga dengan mengkajinya, akan dapat menambah khazanah keilmuan kita serta memudahkan memahami diin ini secara benar dan memudahkan pula untuk mengamalkannya.

Simaklah berikut ini:

1) KAJIAN#1 KITAB “PEDOMAN SALAFUSH SHOOLIH”

Read more…

VIDEO: Islam Menjaga Dunia

8 January 2021

Telah sampai ke telinga kita bahwasanya Islam adalah Rohmatan Lil ‘Aalamiin, karena berbagai kebaikan ajaran di dalamnya. Namun perlu pula diperkenalkan bahwa Islam juga Menjaga Dunia, baik Alam maupun Penghuni-nya, baik disaat mereka masih menghuni alam dunia ini, maupun jika kelak mereka berpulang kepada Penciptanya. Read more…

Video: Istiqomah di Akhir Zaman

20 December 2020

Bila kita ingin masuk dalam surga Allooh سبحانه وتعالى, maka Allooh سبحانه وتعالى menawarkan suatu cara kepada kita, antara lain dengan: Al-Istiqoomah. Yang menunjukkan bahwa Istiqoomah adalah salah satu langkah menuju surga adalah firman Allooh سبحانه وتعالى dalam Al Qur’an Surat al Ahqoof ayat 13:

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allooh”, kemudian mereka tetap istiqomah, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita.”

Setelah orang menyatakan bahwa Allooh سبحانه وتعالى adalah Tuhannya, lalu ia Istiqoomah (teguh pendirian), pendiriannya tetap demikian, maka orang itu dijamin oleh Allooh سبحانه وتعالى ia tidak akan merasa takut, baik di dunia maupun pada masa yang akan datang yaitu di Akhirat. Dan tidak pula merasa bersedih karena perkara yang menimpanya di masa lampau.

Marilah kita simak seri kajian tentang Istiqomah di Akhir Zaman berikut ini ! Read more…