Skip to content

Adab Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar

11 November 2011

Diantara syari’at Islam yang harus diyakini dan harusnya juga dilaksanakan adalah bahwa Islam dibangun diatas Perintah dan Larangan. Artinya, apa yang diperintah harus dikerjakan, karena akan mendatangkan kebaikan, keberkahan, kasih sayang dan ridho Allooh سبحانه وتعالى di dunia dan di Hari Akhirat. Yang lainnya adalah Larangan, yaitu sesuatu yang harus dihindari, dijauhi, dicegah dan dihentikan; karena sesungguhnya jika larangan ini tetap dikerjakan maka Allooh سبحانه وتعالى akan menjadi murka, akan menurunkan adzab-Nya, bahkan mengancam pelakunya untuk dihukum dan diadzab di dunia maupun di Hari Akhir. Bahkan jika dibiarkan kemunkaran ini maka bisa jadi akibatnya bukan saja pada pelakunya, tetapi juga pada manusia pada umumnya, bahkan juga alam semesta.

Sayangnya, tidak sedikit dari Kaum Muslimin yang belum memahami hakekat ini, bahkan mengapriorikan dan mengabaikannya, sehingga terlantarlah syari’at ini. Bahkan yang terjadi adalah sebaliknya. Seharusnya, yang ma’ruf itu diperintahkan, diajarkan, didorong, dicontohkan, diberi hadiah, dipuji dan seterusnya. Tetapi kenyataannya adalah sebaliknya.

Dan sebaliknya, Larangan terhadap kemunkaran mestinya kemunkaran itu dicela dan mestinya pelaku kemunkaran itu dihukum sampai pada fasilitatornya. Kemunkaran itu harusnya dicegah, dilarang, diancam pelakunya dengan hukuman, dicela pelakunya, dicibirkan pelakunya, diasingkan pelakunya, diperbaiki, direhabilitasi, diluruskan, diajak kembali pada jalan Allooh سبحانه وتعالى agar mereka bertaubat; tetapi justru yang ada adalah sebaliknya.

Maka dari itu, apa yang kita rasakan, apa yang kita dapati adalah sebaliknya pula. Seharusnya kita menjadi manusia yang mendapat pahala, tetapi malah menjadi berdosa. Seharusnya kita menjadi manusia yang mendapat keberkahan, tetapi malah Allooh سبحانه وتعالى turunkan berbagai bencana. Harusnya negeri ini menjadi negeri yang baik dan mendapat pengampunan Allooh سبحانه وتعالى (baldatun thoyyibatun wa Robbun ghofuur), tetapi sebaliknya malah bencana nasional dan internasional muncul silih berganti. Berpindah dan bergantian, dari laut hingga gunung, dari kota hingga desa, dengan berbagai jenis petaka bahkan yang tidak terbayangkan sebelumnya. Karena itu setiap kita hendaknya sesegera mungkin menyadari pentingnya amar ma’ruf nahi munkar dan sesegera mungkin melaksanakan prinsip-prinsip amar ma’ruf nahi munkar agar kita tidak menyesal karena terlambat.

Simaklah audio ceramah yang satu ini.

Download:

Adab Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: