TEXT: Orang Mujrimũn & Fãjirũn (menurut Al-Qur’an)
(Resume Ceramah BM 10082024 & BM 14092024)
MUJRIMŪN & FĀJIRŪN (MENURUT AL-QUR’AN)
Oleh: Ustadz Dr. Achmad Rofi’i, Lc. MM.Pd
بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Muslimin dan muslimat yang dirahmati Allōh سبحانه وتعالى,
Hendaknya kita sadar bahwa sebagai makhluq ciptaan Allōh سبحانه وتعالى, sebagai hamba Allōh سبحانه وتعالى, maka kita diberi pilihan oleh Allōh سبحانه وتعالى ketika kita menjalani kehidupan di dunia yang fanaini, yang semua pilihan itu adalah ujian semata-mata dan akan berdampak kelak di Hari Akherat (yang merupakan hari pertanggungan jawab kepada Allōh سبحانه وتعالى atas segala pilihan hidup kita di dunia ini).
Maka “orang yang cerdas” adalah orang yang berjuang untuk memperoleh keselamatan dan kebahagiaan abadi di Hari Akherat setelah kematiannya yang merupakan Hasil dari pilihan-pilihan hidupnya manakala ia dihadapkan pada ujian-ujian Allōh selama di dunia. Kalau pilihannya Benar (sesuai tuntunan Allōh سبحانه وتعالى dan Rosũl-Nya صلى الله عليه وسلم), maka selamatlah dirinya; namun manakala pilihan-pilihan hidupnya keliru (mengikuti Hawa Nafsu nya belaka, mengikuti para thoghut / apa saja yang diibadahi dan disembah selain Allōh) maka jadilah ia orang yang merugi dan terancam berhak atas adzab Allōh di Hari Akherat kelak.
Read more…TEXT: Orang Fãsiq (Menurut Al-Qur’an)
Resume Ceramah BM 22062024)
ORANG FĀSIQ (MENURUT AL-QUR’AN)
Oleh: Ustadz Dr. Achmad Rofi’i, Lc. MM.Pd.
بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Muslimin dan muslimat yang dirahmati Allōh سبحانه وتعالى,
Setelah rangkaian kajian kita berkenaan perkara Islam – Iman – Ihsan selesai dibahas, maka kali ini sampailah kita pada bahasan berikutnya yakni berkenaan dengan Bab Pemadam Iman. Pada Bab. Pemadam Iman, akan banyak kita temui kata-kata sebagaimana berikut ini di dalam Al-Qur’anul Karim: 1) Fusũq (Kefasikan); 2) Ma’shiyah (Perbuatan Maksiat pada Allōh); 3) Ishyãn (Perbuatan Durhaka pada Allōh); 4) Dzulm (Kedzoliman); 5) Nifãq (Kemunafikan); 6) Fujũr (Keburukan / Perbuatan Dosa); 7) Dholãl / Buthlan (Kesesatan); 8) Jarĩmah (Perbuatan Dosa); 9) Riddah (Murtad); 10) Bid’ah (Perkara Agama yang Diada-adakan); 11) Kufur (Kekufuran); 12) Syirik (Kesyirikan); 13) Ilhad (Menyeleweng); 14) Ingkar.
Kita perkenalkan dan gunakan kata-kata dalam bahasa Arab nya ini agar telinga kita terbiasa ketika mendengar Al-Qur’anul Karim dibacakan, dan bila menemui kata-kata diatas dalam ayat-ayat Al-Qur’an, maka minimal kita bisa memahaminya. Dan kali ini, kita akan membahas “Fusũq (Perbuatan Kefasikan) /فسوق); sedangkan “Orang yang berbuat Kefasikan” disebut: “Fãsiq” (فاسق); dan bila orang yang berbuat Kefasikan berjumlah banyak maka jamaknya disebut “Fãsiqun” (فاسقون).
Read more…TEXT: “Dholãl” (Orang yang Sesat) menurut Al-Qur’an
(Resume Ceramah BM 13072024)
DHOLAL (ORANG SESAT MENURUT AL-QUR’AN)
Oleh: Ustadz Dr. Achmad Rofi’i, Lc. MM.Pd
بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Muslimin dan muslimat yang dirahmati Allōh سبحانه وتعالى,
Setelah mengkaji perkara Islam – Iman – Ihsan secara berurutan dalam kurun waktu yang sekian lamanya, maka kita kali ini telah sampai pada pembahasan yang berkenaan dengan Bab Pemadam Iman; dimana Bab ini haruslah disikapi bahasannya dengan hati-hati (terutama di dalam kehidupan sehari-hari), agar janganlah sampai kita terjatuh kedalamnya yang dapat berujung pada kemurkaan Allōh سبحانه وتعالى.
Dalam Bab Pemadam Iman, kita pekan ini akan membahas tentang “Dholãl” (kesesatan); dimana seorang manusia dapat tersesat disebabkan oleh 2 hal: 1) Keyakinannya yang Menyimpang; dan 2) Praktek Hidupnya yang Keliru / Menyimpang, yang jauh dari Tuntunan Allōh dan Rosũl-Nya صلى الله عليه وسلم.
Kita akan membahas “dholãl (kesesatan)” ini dalam 2 bahasan, yakni: 1) Dari sisi Pengertian “dholãl” menurut Al-Qur’an; dan 2) Dari sisi Penyebab “dholãl” menurut Al-Qur’an. Adapun akibat “dholãl (sesat)” itu pastilah berujung kerugian dan kemurkaan Allōh سبحانه وتعالى (dijelaskan pada Bahasan ke-3), lalu bagaimana agar terhindar dari tergolong “dholãl (sesat)” adalah pada Bahasan ke-4.
Read more…
Waktu demi waktu, Jam demi jam, menit demi menit, dan detik demi detik kehidupan kita berlalu.….
Mari kita luruskan hidup kita, agar menjadi keberuntungan…..
Hendaknya kita kaum Muslimin sadar sesadar-sadarnya bahwa begitu banyak perkara melalaikan yang di Akhir Zaman ini terus dipromosikan dan digulirkan di berbagai sektor kehidupan kita. Sehingga diri kita lah yang harus dapat me-“manage” kehidupan kita dengan sebaik-baiknya, agar janganlah kita menjadi orang yang merugi baik di dunia maupun di Hari Akherat kelak.
Janganlah pula kita meninggalkan Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar, karena di fase era kehidupan kita saat ini begitu banyak kemungkaran yang tersebar di masyarakat, sehingga “tak cukup bila terus-menerus memilih hanya untuk diingkari dengan hati“; karena yang seperti itu tidaklah akan memperkecil kemungkaran tersebut. Namun berusahalah untuk Amar Ma’ruf Nahi Mmunkar secara aktif, agar doa-doa kaum Muslimin pun tidak tertolak akibat mengabaikan perintah Alloh tersebut.
Marilah kita simak Khutbah ‘Iedul Adha 1445 H berikut ini, semoga bermanfaat !
Read more…VIDEO Kultum Romadhon 1445 H: “Menggapai Rohmat Alloh”

Sungguh manusia sebagai hamba Allōh Subhãnahu Wa Ta’ãlã yang lemah ini, sangatlah butuh akan rohmat dari sang Pencipta dirinya maupun segenap alam semesta ini. Di bulan yang mulia, bulan Romadhōn tahun 1445 Hijriyyah, kita akan men-“charge” hati dan jiwa raga kita dengan untaian kultum seputar berbagai tips untuk “Menggapai Rohmat Allōh“; yang dengannya kita berharap kebajikan tak hanya di dunia ini, namun juga di akherat kelak.
Selamat menyimak !
Read more…
Kita, sebagai kaum Muslimin yang hidup di Fase ke-4 dari “5 Fase Eksistensi Ummat” (yakni: fase Mulkan Jabriyyah), tentulah merasakan betapa beratnya hidup di zaman dimana kemunkaran merebak di berbagai lini kehidupan. Oleh karenanya, hendaknya kaum Muslimin merujuk kepada petunjuk Wahyu yang berasal dari sang Pencipta alam semesta, Allōh Subhãnahu Wa Ta’ãlã dan Rosul-Nya shollallōhu ‘alaihi wasallam, dalam upaya mencari solusi guna mengatasi berbagai problematika yang dihadapi dan membelit ummat ini.
Read more…VIDEO Kajian An-Najat seri: “40 Hadits tentang Wajibnya Muslim Berpegang Teguh pada Al-Qur’an & Al-Hadits”

Pada bulan Romadhon 1445 H ini, marilah kita berusaha untuk menggapai rohmat Alloh dengan mengkaji ilmu diin berkenaan dengan “40 HADITS tentang WAJIBNYA MUSLIM BERPEGANG TEGUH pada AL-QUR’AN & AL-HADITS“. Semoga setelah mengkajinya, semakin bertambah tekad untuk selalu istiqomah dalam melaksanakan Al-Islam, agar kita dimasukkan oleh Alloh Subhanahu Wa Ta’ala kedalam “golongan yang selamat‘, baik di dunia maupun di akherat kelak.
Yuk bergabung, ikutilah kajian zoom An-Najat di bulan Romadhon 1445 H ini !
POSTER: Qunut Nazilah untuk Muslim Palestina
Do’a Qunut Nazilah disyari’atkan dibaca tatkala terjadi musibah besar, dan saat ini manakala saudara-saudara Muslim kita di Gaza – Palestina tengah mengalami genosida besar-besaran oleh orang-orang tak beriman (– Yahudi Zionis dan sekutunya — pen.); maka hendaknya kita mendo’akan mereka, karena do’a adalah “Senjata Orang-Orang Beriman“.
Read more…AUDIO: Kajian Kitab “Asy-Syari’ah” karya Al-Imam al-Ajurry

Kultum kita kali ini adalah menela’ah karya fenomenal berjudul “Asy-Syari’ah” dari seorang Ulama Ahlus Sunnah Wal Jama’ah yang hidup di abad ke-4 Hijriyyah; beliau adalah: Muhammad bin al-Husein bin ‘Abdillah al-Baghdady al-Ajurry (kunyah beliau adalah Abu Bakr) [wafat 360 H]. Beliau terkenal sebagai Ulama yang faqih, sholih, tsiqot, serta ahli ibadah yang taat serta berpegang teguh pada sunnah Nabi Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam. Semoga dengan mengkaji kitab ini, kita dapat memetik hikmah dan pelajaran yang berharga yang dapat membantu kita dalam menjadikan diinul Islam sebagai pedoman hidup.
Selamat menyimak !
Read more…



