Skip to content

TEXT: Penyimpangan Kaum Syiah & Politik Isma’il Ash-Shofawi

2 May 2026

#Penjelasan Ulama mazhab Asy-Syãfi’i tentang PENYIMPANGAN kaum Syiah

*****

KEBIJAKAN POLITIK ISMAIL ASH-SHOFAWI

>>> [ Disarikan dari buku “Audat ash-Shofawiyyin, karya: Syaikh ‘Abdul ‘Azĩz bin Shōlih al-Mahmud asy-Syãfi’i, hal. 26-31]

Ismail ash-Shofawi menciptakan bid’ah-bid’ah (perkara baru) yang kemudian dianggap sebagai kebenaran mutlak oleh kaum Syiah setelahnya._

Diantaranya adalah:

  1. Institusionalisasi Caci Maki (Sabb)

Ismail ash-Shofawi menjadikan praktik mencaci tiga Kholĩfah Rosyidũn (Abu Bakar, ‘Umar dan ‘Utsman rodhiyallōhu ‘anhum) sebagai kebijakan negara dan alat uji loyalitas rakyat. Hal yang sebelumnya hanya ada dalam literatur, diubah menjadi pengumuman publik di jalanan dan mimbar.

2.  Formalisasi Ritual Berdarah:

Mengorganisir peringatan kematian Imam Husein (‘Asyura) secara masif dengan memperkenalkan tradisi fisik ekstrem seperti “Tatbir” (melukai kepala), “Zanajil” (rantai punggung), dan larangan menikah di bulan Muharrom. Praktik ini disebut sebagai mengadopsi ritual duka kaum Nashroni.

3. Modifikasi Azan: 

Mewajibkan penyertaan kalimat “Asyhadu anna ‘Aliyan waliyullōh” (Syahadat ketiga) dalam azan. Meskipun awalnya ditentang tokoh agama klasik dari kalangan kaum Syiah sendiri (seperti: Ibnu Babawayh dan Syaikh Ath-Thusi), namun kebijakan ini pada akhirnya tetap dipaksakan hingga kemudian menjadi standar mereka (kaum Syiah) di dunia.

*****

Wahai Ahlus Sunnah,

Perhatikanlah PERKARA ‘AQIDAH kalian

Tetaplah kalian diatas ajaran Muhammad Rosũlullõh ﷺ …

Berbagai penyimpangan dan ajaran-ajaran diluar Islam itu tidaklah akan membahayakan kalian dan tidak akan menyesatkan kalian….

SELAMA kalian BERPEGANG TEGUH pada Kitabullōh (Al-Qur’an) dan As-Sunnah (Hadits-Hadits shohĩhah peninggalan Nabi kalian)…

No comments yet

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.