AUDIO: Kiat Meraih Haji Mabrur
Setiap kita mengetahui bahwa ibadah haji adalah rukun Islam yang kelima. Namun bukan sekedar urutan, ternyata merupakan diantara ibadah haji ini adalah ibadah yang paling utama, bahkan tidak tanggung-tanggung telah menawarkan kepada mereka yang melakukannya dengan sungguh-sungguh sampai dengan mendapatkan martabat atau predikat mabrur maka Allõh سبحانه وتعالى akan berikan kepada mereka surga.
Mengapa demikian? Ternyata, ibadah haji adalah merupakan gabungan dari berbagai jenis ibadah. Dalam ibadah haji, ada ibadah harta, ada ibadah jiwa dan nyawa; bahkan bagi mereka para wanita yang muslimah dan mukminah, Haji adalah merupakan jihadun fisabilillah. Read more…
AUDIO: Dunia adalah Tempat Berjuang
Bukan perkara aneh sebenarnya jika kita mendengar bahwa dunia ini adalah “tempat untuk berjuang”. Hanya orang yang kurang sempurna cara berpikirnya sajalah yang akan menyikapi bahwa hidup ini hanyalah tempat untuk bersenang-senang dan menikmati hidup belaka. Karena bahkan hewan sekalipun, selama hidup mereka adalah penuh dengan perjuangan untuk mempertahankan hidup.
Tidak aneh pula, jika makna perjuangan itu pun dapat berbeda dari orang yang satu ke orang yang lain. Singkat kata, bagi orang yang beriman kepada Allõh سبحانه وتعالى, berjuang itu maksudnya adalah membaktikan segenap gerak dan diamnya, bahkan nafasnya untuk mengabdi, pasrah dan patuh kepada Allõh سبحانه وتعالى; dan bukan kepada hawa nafsunya. Read more…
AUDIO: 3 Karakter Penghuni Surga
Setiap manusia, terlebih orang yang beriman, tentu sangatlah berharap kepada Allõh سبحانه وتعالى, agar dia diberi kebahagiaan di dunia, bahkan juga diberi kebahagiaan di akherat; dan yang paling utama adalah dimasukkan ke dalam surga-Nya.
Tetapi, perlu pula disadari bahwa ada yang lebih penting yaitu: semestinya setiap diri kita mempersiapkan untuk “membeli surga” itu dengan ke-TAUHID-an, dengan ke-TAAT-an dan dengan ke-PATUH-an kepada Allõh سبحانه وتعالى; karena dengan itulah seseorang boleh berharap dari Allõh سبحانه وتعالى. Read more…
AUDIO: Kecurangan Awal Kehancuran
Islam adalah ajaran “rahmatan lil ‘alamin”, artinya adalah bahwa : Islam diturunkan dan ada di permukaan bumi ini sebagai bukti bahwa Allooh Subhanahu Wa Ta’ala adalah Maha Pengasih dan Maha Penyayang, sehingga bukan sekedar Muslim saja yang berhak mendapatkan kasih sayang; akan tetapi bahkan alam semesta harus juga merasakan rahmat Allooh itu. Dan Islam memerintahkan para pengikutnya untuk senantiasa menebar kasih sayang diatas permukaan bumi ini.
Kecurangan bukan saja mengakibatkan dampak buruk bagi pelakunya, akan tetapi bahkan alam sekitarnya dimana manusia itu tinggal pun akan merasakan akibatnya. Bukan sekedar manusia dan makhluk hidup yang merasakan dampaknya, akan tetapi alam secara umum juga menjadi korban dari perilaku buruk berupa Kecurangan.
Rosuulullooh sholalloohu ‘alaihi wassallam sedemikian rupa telah memberikan aba-aba sejak 1440 tahun yang lalu, bahwa Kecurangan adalah pangkal dari Kehancuran. Hanya orang-orang yang beriman, bahkan hanya orang yang memiliki akal dan nurani saja lah yang mampu menyerap peringatan ini bahwa perilaku Curang akan dapat membawa dampak buruk, bahkan kehancuran bagi suatu bangsa maupun bagi alam sekitarnya. Read more…
Akherat Menyambut Kita
AKHERAT MENYAMBUT KITA
Oleh: Ustadz Dr. Achmad Rofi’i, Lc. M., M. Pd.
بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Muslimin dan muslimat yang dirahmati Allooh سبحانه وتعالى,
Diantara yang harus kita maknai pada bulan Ramadhan ini adalah bahwa kita melakukan sesuatu yang luar biasa dibanding dengan 11 bulan diluar bulan Ramadhan. Setiap hari kita shaum, setiap malam kita melakukan tarawih berjama’ah beramai-ramai di masjid dan seterusnya, dan seterusnya. Kenapa semua itu kita lakukan? Tentu kita harus memaknai itu adalah bentuk dari ketaatan dan kepatuhan seorang muslim kepada Allah Azza wa Jalla.
Kenapa Seorang muslim harus taat dan patuh kepada Allah? Jawabannya adalah karena dia harus selalu menyadari bahwa hidupnya adalah untuk beribadah dan dunia adalah kesempatannya. Setelah dunia, pastilah ada akhirat; dan dia harus bersiap mempertanggungjawabkannya dihadapan Allah. Read more…
AUDIO: Kalau Dipaksa Protes, Kalau Suka Sama Suka ?
Sudah menjadi fakta bahwa perbuatan yang menyimpang dalam perilaku seks menjadi pengundang terhadap munculnya berbagai petaka, bukan saja bagi orang per orang; bahkan menjadi perkara yang meresahkan di tingkat dunia.
Namun, tidak sedikit dari kalangan orang-orang yang jauh dari Iman, justru dengan gigih berusaha melegalkan perbuatan yang menyimpang yaitu : Zina dengan berbagai kreasinya itu. Bahkan kalau keinginan mereka terhalangi, mereka berusaha mencari perlindungan melalui celah-celah kelemahan Hukum Buatan Manusia, karena norma agama bukanlah lagi menjadi tuntunan dan pedomannya. Read more…
AUDIO: Apa yang Dicari?
Berbicara tentang manusia, maka tidak lepas dari kebutuhan manusia itu sendiri.
Jika manusia memiliki akal, maka manusia membutuhkan ilmu yang benar agar akalnya menjadi sehat.
Jika manusia mempunyai hati, maka manusia membutuhkan petunjuk yang lurus agar hati dan jiwanya pun menjadi baik dan lurus.
Jika manusia mempunyai badan, maka manusia membutuhkan nutrisi agar badannya menjadi bugar, dan seterusnya.
Hingga, jika manusia memerlukan bahagia dan selamat, manusia membutuhkan pedoman yang benar agar tidak justru sebaliknya yang terjadi, yaitu sengsara dan petaka. Read more…
AUDIO: Mewujudkan Negeri Adil dan Makmur
Dalam Preambule UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 dinyatakan bahwa arah perjuangan negara ini adalah “Menuju Indonesia yang Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil dan Makmur”.
Sejarah telah membuktikan bahwa kaum Muslimin lah saham terbesar menuju terwujudnya Indonesia yang merdeka ini. Bahkan secara otomatis, umat Islam sampai hari ini dalam segala derapnya tetaplah berkomitmen mewujudkan Indonesia yang Adil dan Makmur. Read more…
AUDIO: Saudara bagi Orang-Orang Kaafir
Secara manusiawi, seluruh manusia itu sebenarnya bersaudara; karena semua manusia itu berasal dari Nabi ‘Adam ‘alaihissalam. Berarti dalam hal ini, manusia yang satu dengan manusia yang lainnya adalah saudara. Dan itulah yang kemudian Islam selalu menjaganya.
Islam tidak egois; hanya karena tidak meyakini Islam lalu serta merta mereka menjadi musuhnya. Akan tetapi haruslah disadari bahwa “manusia dengan sesama manusia adalah saudara”; namun tidak cukup sampai disitu persaudaraan itu. Ada persaudaraan yang lebih berkualitas….
Persaudaraan itu ada yang lebih tinggi nilainya….
Persaudaraan itu bahkan ada yang bernilai ibadah, dan jika salah maka yang menjadi ancaman-Nya adalah AQIDAH dan IMAN-nya…
PERSAUDARAAN yang HAKIKI bagi orang muslim adalah SAUDARA-nya yang se-AQIDAH, yang sama dalam status sebagai hamba Allõh سبحانه وتعالى, bukan hamba Hawa Nafsunya…
Konsekuensi daripada tauhid yang diyakini itu, menjadikan tidak lagi memandang batasan kawasan wilayah, bangsa, warna kulit; akan tetapi semua mereka DIPERSAUDARAKAN oleh TAUHIID. Itulah yang dikenal dengan UKHUWWAH ISLAMIYYAH…
Tetapi manakala seseorang bersaudara dengan orang-orang yang tidak se-‘aqiidah dalam “mempraktekkan loyalitas, pembelaan, perlindungan, kasih sayang” kepada mereka orang-orang yang tidak satu ‘aqiidah dengan dirinya; maka bisa dipastikan orang seperti itu adalah orang yang CACAT IMAN-nya…. Read more…









