AUDIO: Agama Syi’ah (Roofidhoh) Seri-1
17 kali tidak boleh kurang setiap Muslim memohon kepada Allooh سبحانه وتعالى agar ditunjukkan pada Jalan yang Lurus (Ash Shiroothol Mustaqiim) dan dihindarkan dari Jalannya orang-orang yang Allooh سبحانه وتعالى murkai (Maghdhuub ‘Alaihim) dan dihindarkan dari Jalannya orang-orang yang sesat (Dhoolin).
Seandainya setiap Muslim itu tahu bahwa Jalan yang Lurus itu adalah Jalan Muhammadصلى الله عليه وسلم, begitu pula Jalan dan Keterangan yang disampaikan dan diriwayatkan oleh para Shohabat رضي الله عنهم; maka semestinya setiap Muslim menjadi konsekwen didalam ber-Islam ini hanya mengikuti, melaksanakan dan mempedomani apa yang pada saat itu Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم dan para Shohabatnya melakukannya. Read more…
AUDIO: Menimbun
Berbagai cara orang berusaha untuk meraup keuntungan. Bukan saja orang kafir, tetapi kerap kali seorang Muslim pun dalam berusahanya tidak atau kurang mengabaikan rambu-rambu yang sangat penting bagi hakekat keberuntungan dan kebahagiaan di dunia dan di akherat, yaitu perkara Halal dan Harom; termasuk didalamnya Syubhat – dunia remang-remang yang kabur, bias dan tak jelas kehalalan / keharomannya. Misalnya, tentang Menimbun.
Untuk alasan untung, seorang pebisnis tidak lagi menggubris apa yang menjadi kepentingan orang banyak. Dia melulu hanya berbicara keuntungan pribadi / kelompoknya / komunitasnya. Agar suatu barang / uang dapat bernilai jual tinggi, berpeluang untung besar, maka suatu barang / uang dipendam, ditimbun, disembunyikan, menunggu sampai saat yang tepat barulah dia dilepas. Orang mencari barang / uang tersebut dengan susah payah. Bisa jadi banyak menelan korban, bahkan sampai dengan kelaparan dan nyawa tak jadi masalah; yang penting dia untung. Read more…
AUDIO: Lintas (Selintas Taushiyyah)-2
Kita masih ingat bahwa diantara 4 Kiat Manusia Beruntung menurut Alloohسبحانه وتعالى, sebagaimana tertera dalam Al Qur’an Surat Al Ashr (103) ayat 2-3, adalah: SALING BERPESAN (BERWASIAT) DALAM KEBENARAN DAN KESABARAN:
إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ
إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
Artinya:
(2) “Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
(3) kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shoolih dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.”
Memang tak ada gading yang tak retak. Begitu peribahasa mengatakan. Demikian pula dengan manusia, tak ada manusia yang luput dari kurang, salah, dan dosa; bahkan semakin kufur seseorang, semakin dominan pula dosa dan ma’shiyatnya kepada Allooh سبحانه وتعالى. Sebagaimana semakin shoolih seseorang, semakin kurang dan jarang pula dosa dan ma’shiyat yang diperbuatnya.
Hal itu menjadi pendorong untuk memunculkan LINTAS pada Blog ini. Read more…
AUDIO: Al-Qur’an Mereka Beda !!!
AL QUR’AN “MEREKA” BEDA !!!…. Siapa “mereka” yang dimaksud ?
Para Pembaca dan Pendengar yang semoga dirahmati Allooh سبحانه وتعالى, “mereka” adalah SYI’AH dan ROOFIDHOH. Kenapa Al Qur’an mereka beda? Dan dengan siapa berbeda?
Para Pembaca dan Pendengar yang semoga dirahmati Allooh سبحانه وتعالى, Al Qur’an mereka (Syi’ah / Roofidhoh) dari sisi jumlah adalah 17.000 ayat, dari sisi kandungan Al Qur’an yang mereka pegang saat ini, adalah telah mereka tambah, telah mereka kurangi, telah mereka selewengkan.
Jadi Al Qur’an mereka (Syi’ah / Roofidhoh) BERBEDA dengan Al Qur’an kita ummat Muhammad صلى الله عليه وسلم Ahlus Sunnah Wal Jamaa’ah.
Pikirkan wahai para Pembaca dan Pendengar yang semoga dirahmati Allooh سبحانه وتعالى, kalau Al Qur’an kita dengan Al Qur’an mereka berbeda, apakah agama kita masih sama? Read more…
AUDIO: Misi Inti Manusia
Ketika anak kecil diperintah untuk lari, pasti dia bertanya, “Kenapa harus lari?”, “Untuk apa berlari?”, “Apa yang akan didapat jika dia lari?”
Pertanyaan sejenis ini tidak perlu diperdebatkan karena itu adalah fitroh.
Kata orang, siapa yang ingin sukses maka dia harus mempunyai impian. Pertanyaannya adalah kenapa manusia hidup? Untuk apa dia hidup? Apa yang akan dia peroleh dari hidup ini?
Jika seseorang ingin berhasil dan sukses di dunia ini, apalagi di akherat kelak. Apakah dia punya impian yang menjadi “spirit” (pemberi semangat) bagi dirinya untuk hidup dan agresif menggapainya? Read more…
AUDIO: Kelemahan Kaum Muslimin & Solusinya
Firman Allooh سبحانه وتعالى menyatakan bahwa manusia diciptakan lebih mulia dibanding dengan makhluk apapun. Dan muslim, ummat Muhammad صلى الله عليه وسلم, adalah bermartabat tinggi dan tidak ada yang bisa lebih tinggi darinya.
Sejarah membuktikan bahwa jangankan benua Asia, bahkan benua Eropa dan Amerika pun mengakui kejayaan Islam dan Muslimin di masa yang silam.
Akan tetapi, dikala Islam berangsur ditinggal dari perannya sebagai Pedoman Hidup Manusia, maka secara bertahap ummat ini pun melaju menuju keterpurukan.
Bukan Islam yang tidak lengkap dan tidak komprehensif, tetapi penganutnya lah yang semakin terpedaya oleh Syaithoon dan para walinya. Read more…
AUDIO: Pembatal Laa Ilaaha Illallooh (kajian-4 & kajian-5)
Banyak yang tidak menyadari bahwa Syahadat “Laa Ilaaha Illallooh Muhammadur Rosuulullooh” bisa menjadi batal, seperti halnya terjadi pada Wudhu, Sholat, Shoum dan Haji. Dan hal ini adalah sisi kekeliruan yang harus segera dibangkitkan kesadarannya, agar merasakan bahaya yang menantang bahkan sebenarnya lebih berbahaya dari sekedar batal Wudhu, batal Sholat, batal Shoum dan batal Haji sebagaimana tersebut diatas karena batalnya seseorang dari Syahadat berdampak pada Murtad, dimana dia kembali menjadi orang Kaafir dan bukan Muslim lagi. Yang semua itu berarti akan memastikan kesia-siaan Ibadah-ibadah diatas, dan akan menyebabkan lenyapnya amalan, bahkan berkonsekwensi pada sanksi Murtad. Read more…
AUDIO: Lintas (Selintas Taushiyyah)-1
Kita masih ingat bahwa diantara 4 Kiat Manusia Beruntung menurut Alloohسبحانه وتعالى, sebagaimana tertera dalam Al Qur’an Surat Al Ashr (103) ayat 2-3, adalah: SALING BERPESAN (BERWASIAT) DALAM KEBENARAN DAN KESABARAN:
إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ
إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
Artinya:
(2) “Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
(3) kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shoolih dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.”
Memang tak ada gading yang tak retak. Begitu peribahasa mengatakan. Demikian pula dengan manusia, tak ada manusia yang luput dari kurang, salah, dan dosa; bahkan semakin kufur seseorang, semakin dominan pula dosa dan ma’shiyatnya kepada Allooh سبحانه وتعالى. Sebagaimana semakin shoolih seseorang, semakin kurang dan jarang pula dosa dan ma’shiyat yang diperbuatnya.
Hal itu menjadi pendorong untuk memunculkan LINTAS pada Blog ini. Read more…



