Skip to content

Mencaci Muslim

4 May 2011

Diantara bahaya mulut yang akibatnya buruk, besar, bahkan fatal; bukan saja di dunia tapi juga di akhirat adalah mengumbar lisan (mulut) tanpa terkendali terhadap sesuatu yang besar. Jangankan terhadap Allooh سبحانه وتعالى seperti misalnya mengatakan terhadap Allooh سبحانه وتعالى sesuatu yang mustahil Allooh سبحانه وتعالى katakan atau perbuat, yang dengan kata lain disebut: “Berdusta atas nama Allooh سبحانه وتعالى”. Tetapi hal demikian itu, jika dilakukan terhadap sesama manusia, terlebih lagi seorang Muslim, terlebih lagi seorang ‘aalim yang shoolih, maka sesungguhnya mulut yang demikian itu akan menyeret pelakunya pada kebinasaan baik di dunia maupun di akherat nanti.

Karena itu, adalah menjadi keharusan setiap kita untuk takut kepada Allooh سبحانه وتعالى, untuk menyadari apa yang kita katakan dan tidak mengatakan sesuatu yang merugikan diri kita sendiri.

Maka dari itu Imaam An Nawawy رحمه الله mengatakan didalam kitab Riyaadhus Shoolihin, “Jika kamu yakin perkataanmu benar dan bermanfaat, maka katakanlah dan jika perkataanmu salah dan membahayakan atau merugikan maka janganlah berbicara. Termasuk jika kamu ragu apakah perkataanmu itu mengandung maslahat atau mengandung bahaya, maka janganlah kamu mengatakannya.

Simaklah audio khutbah jumat yang satu ini.

Download:

Mencaci Muslim Bagian-1

Mencaci Muslim Bagian-2

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: