Skip to content

Menasehati Rosuulullooh

13 May 2011

Menasehati dalam pemahaman umumnya kita saat ini adalah memberikan masukan kepada lawan bicara kita agar dia menjadi baik atau semakin baik atau menghentikan kekeliruan yang dikerjakannya, atau menjadi orang yang berprestasi dengan cara menceramahi, menyurati, memberi contoh dan seterusnya, dan seterusnya.

Orang yang menasehati pun biasanya harus dianggap lebih dari yang dinasehati, mungkin dari sisi kebaikan, umur, atau keahlian, atau pengalaman dan seterusnya.

Tetapi jangan dikira bahwa “Menasehati Rosuul صلى الله عليه وسلم” itu adalah seperti yang dipahami oleh sebagian orang, yang dalam hal ini berarti bahwa kita lebih baik, lebih unggul, lebih taqwa, lebih beribadah dan seterusnya dibandingkan Rosuul صلى الله عليه وسلم. Justru itulah kita harus mengetahui bahwa diantara kewajiban seorang hamba Allooh سبحانه وتعالى ternyata adalah Menasehati Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم; agar dia esok tidak akan gagal dari meraih kasih sayang, ridho Allooh سبحانه وتعالى dan surga, agar dia tidak menyesal ketika dia besok Allooh سبحانه وتعالى campakkan kedalam api neraka, Allooh سبحانه وتعالى siksa, dan di neraka bersama orang-orang yang berma’shiyat kepada Allooh سبحانه وتعالى, berma’shiyat kepada Rosuul صلى الله عليه وسلم, maka simaklah audio ceramah yang satu ini.

Download:

Menasehati Rosuulullooh Bagian-1

Menasehati Rosuulullooh Bagian-2

Menasehati Rosuulullooh Bagian-3

Menasehati Rosuulullooh Bagian-4

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: