Skip to content

Menyambut 10 Dzul Hijjah

6 October 2011

Setiap manusia, Allooh سبحانه وتعالى telah beri dia modal untuk selamat bahkan beruntung dan mulia. Manusia yang mengerti akan bergegas memanfaatkannya, sedangkan manusia yang bodoh (jaahil) justru dia akan menganggap bahwa perkara itu adalah semata-mata sarana dan fasilitas untuk berfoya-foya bahkan bisa jadi untuk melawan Pemberinya, yang Dia adalah Allooh سبحانه وتعالى Penguasa semesta alam.

Dalam satu tahun, dengan kasih sayang Allooh سبحانه وتعالى, Allooh سبحانه وتعالى berikan kesempatan untuk beramal dan meningkatkan derajat kemuliaan setiap manusia. Itu adalah tanggal 1 sampai dengan 10 Dzul Hijjah. Maka bergegaslah, karena waktu tersebut oleh Rosuul bahkan dinyatakan lebih utama daripada Al Jihaad (berperang) fii sabiilillaah, kecuali jika orang itu keluar dari rumahnya membawa nyawa dan hartanya lalu tidak kembali melainkan hanyalah namanya. Subhaanallooh…

Simaklah audio ceramah yang satu ini.

Download:

Menyambut 10 Dzul Hijjah (Kajian 1431 H) Bagian-1

Menyambut 10 Dzul Hijjah (Kajian 1431 H) Bagian-2

Menyambut 10 Dzul Hijjah (Kajian 1431 H) Bagian-3

Menyambut 10 Dzul Hijjah (Kajian 1431 H) Bagian-4

4 Comments leave one →
  1. abu Musa permalink
    7 October 2011 5:35 am

    Assalaamu’alaikum..
    Ustadz, saya izin download. Syukron

    • 7 October 2011 8:46 am

      Wa ‘alaikumussalaam Warohmatulloohi Wabarokaatuh,
      Silakan saja…. semoga menjadi ilmu yang bermanfaat…. Barokalloohu fiika

  2. Heru Adi permalink
    24 July 2012 11:48 am

    Assalamualaikum wr wb.
    Setelah saya mendengarkan kajian Ustadz seputar 10 Dzulhijjah dalam file MP3 tersebut, berarti kta diperbolehkan dong tadz untuk berpuasa selama 8 hari sebelum tanggal 10 Dzulhijjah ditambah 1 hari puasa Arafah, itu niatnya sendiri gimana tadz? Diniatkan shoum bulan Dzulhijjah, apa shoum 8 hari di awal bulan Dzulhijjah ? Mohon jawabannya tadz. Wasslmlkum wr wb.

    • 28 July 2012 1:43 pm

      Wa ‘alaikumussalaam Warohmatulloohi Wabarokaatuh,

      Benar sekali. Adapun niat tidak perlu bingung. Niatkan saja dalam hati bahwa anda hendak shoum Sunnah Dzulhijjah. Dan tidak perlu ragu dan terpaku dengan niat shoum sunnah apa, karena dulu di zaman Rosuulullooh Sholalloohu ‘Alaihi Wassallam, shoum itu tidak bernama. Nama itu dimunculkan oleh para Fuqoha untuk memudahkan ummat dalam membedakan 1 ibadah dengan ibadah lain. Tetapi bukan untuk mengharuskan melafadzkan shoum itu dengan lafadz tertentu, dan kalau tidak melafadzkan lafadz tertentu maka dia akan menjadi bertanya-tanya dan ragu.

      Demikian, semoga jelas adanya… Barokalloohu fiika

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: