Skip to content

Ghuruur

7 October 2012

Mereka tidak seperti kita. Kita bisa. Mereka tidak sepandai kita. Kita pandai. Kita berilmu, mereka tidak berilmu seperti kita.

Seseorang, akibat hawa (nafsu) dan kelalaiannya; dia tidak sadar bahwa diatas kemampuannya itu ada yang Maha Mampu. Diatas ilmunya itu ada yang Maha Berilmu. Bahkan kemampuan yang dia miliki, sungguh merupakan anugrah dari Yang Maha Mampu. Bahkan setetes ilmu yang bersemayam dalam dirinya adalah taufiiq dari Yang Maha Berilmu.

Patutkah seseorang menyatakan bahwa dia lebih mampu, sementara yang lain tidak lebih mampu dari dirinya. Dia berilmu dan yang lain tidak. Dia kuat dan yang lain tidak.

Ghuruur kemudian Ujub, kemudian Kibir telah menjangkit berapa banyak daripada kita. Padahal itu adalah lebih ganas daripada kusta. Lalu kenapa tidak membuka mata?

Silakan simak audio khutbah Jum’at berikut ini.

Download:

Ghuruur, Bagian-1

Ghuruur, Bagian-2

3 Comments leave one →
  1. ummu irza permalink
    17 October 2012 1:13 am

    Subhanallaah, semoga Allah subhanahu wata’alaa menjaga kita istiqomah dalam menuntut ilmu syar’i dan memudahkan dalam pengamalannya, insya Allah.

  2. 17 October 2012 10:41 pm

    Asalamu’alaikum
    ijin copy untuk artikel artikelnya. Syukron atas ilmunya

    • 18 October 2012 7:40 pm

      Wa ‘alaikumussalaam Warohmatulloohi Wabarokaatuh,
      Silakan saja…. semoga menjadi ilmu yang bermanfaat… Barokalloohu fiika

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: