Skip to content

Untuk Dihindari

9 June 2014

Allooh سبحانه وتعالى adalah Pencipta. Allooh سبحانه وتعالى adalah Penguasa. Sedangkan manusia adalah makhluq dan dibawah kuasa Allooh سبحانه وتعالى. Allooh سبحانه وتعالى memerintah dan manusia wajib mematuhi. Perintah Allooh سبحانه وتعالى bisa jadi berupa perkara yang harus dikerjakan, selain itu juga ada perintah Allooh سبحانه وتعالى yang wajib untuk dihindari dan ditinggalkan.

Sedemikian rupa Allooh سبحانه وتعالى telah menuntun, menetapkan dan mengatur dua jenis syari’at ini. Bahkan Allooh سبحانه وتعالى berjanji bagi siapa yang menjalankan perintah Allooh سبحانه وتعالى, maka Allooh سبحانه وتعالى akan jadikan dia berhak atas pahala dan surga. Sebaliknya siapa yang melanggar apa yang dilarang Allooh سبحانه وتعالى, maka Allooh سبحانه وتعالى ancam dia dengan neraka jahannam.

Orang yang beriman akan berusaha dalam hidupnya, baik gerak maupun diamnya, untuk selalu taat pada Allooh سبحانه وتعالى. Sebaliknya orang yang fasiq, orang yang dzolim, dia tidak lagi peduli apa itu aniaya, apa itu kedzoliman, apa itu kefasiqan dan kema’shiyatan, karena mereka lalai atau menyepelekan atau melanggar atau bahkan sengaja keluar dari garis ketaatan.

Siapapun kita yang dipimpin atau yang memimpin, dilarang berbuat aniaya dengan menyakiti, memukul, ataupun dengan membunuh tanpa prosedur yang benar secara syar’ie.

Selamat menyimak !

Download:

Untuk Dihindari, Bagian-1

Untuk Dihindari, Bagian-2

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: