Skip to content

AUDIO: Bulatan yang Dianggap Tuhan

15 June 2014

Bulatan yang Dianggap Tuhan

Hanya dalam hitungan beberapa jam yang lalu saja, piala atau kejuaraan dunia, makhluq berbentuk bulatan baru saja dibuka dan diresmikan. Dan diperkirakan sebulan lamanya pesta ini akan berlangsung.

Berapa banyak pengagum terhadap makhluq yang satu ini, hingga tiket mahal pun bukan menjadi bahan pertimbangan. Waktu pun tidak lagi menjadi umur yang disayang. Padahal, kini kita sedang berada di pertengahan kedua bulan Sya’ban, dan sebentar lagi ummat Islam akan menyambut bulan Romadhoon yang suci. Bulan yang agung, bulan yang dirindu bagi Ahli Ibadah dan Ahli Taqwa. Tetapi justru waktu-waktu yang sedemikian berharga dan mahal itu akan terkalahkan dengan pesta nonton bahkan final yang ramai dan meriah.

Bagi orang kaafir, tidaklah kita perlu berkomentar; tetapi saudara seiman, se-Islam marilah kita ingatkan agar sadar apa sebenarnya yang telah menyebabkan ummat ini sedemikian gandrung dan cenderung hingga tidak sedikit kaum Muslimin, terutama pemudanya bukan lagi menggemakan “Alloohu Akbar”, tetapi justru “Al Kurotu (Bola) Akbar”…. Alloohul musta’aan. Read more…

AUDIO: Ambisi

15 June 2014

Dalam salah satu hadits Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم, Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم bersabda, “Janganlah kalian meminta suatu jabatan, karena sesungguhnya ia adalah amanah; dan pada hari Kiamat akan menjadi penyesalan.”

Dalam firman Allooh سبحانه وتعالى, Allooh سبحانه وتعالى berfirman, “Tidaklah kehidupan dunia itu, melainkan kesenangan yang menipu.”

Sedemikian rupa ayat dan hadits, bahkan masih banyak lagi; tetapi tetap saja tidak sedikit manusia yang terlena, tertipu dan terpukau dengan berbagai alasan, hingga akhirnya muncullah sifat AMBISI. Ambisi ingin menjadi Penguasa, ambisi ingin menjadi orang kaya, ambisi ingin menguasai orang lain, bahkan ambisi ingin menguasai semesta alam. Padahal dia adalah makhluq yang lemah. Kalaupun mendapat dari apa yang dia ambisi-i, dia tidak akan menikmati, kecuali apa yang dia nikmati dari kerongkongan, perut dan kemaluan.

Karena ambisi, tidak sedikit lahir watak-watak yang tidak terpuji, egois, aniaya, tirani, buta dan tuli bahkan terhadap bimbingan yang telah menjadikannya tercipta. Read more…

AUDIO: Tunaikan Amanah

13 June 2014

Secara naluri, instink dan pembawaan bahwa manusia berpotensi untuk jujur dan amanah; karenanya Islam memupuk, membimbing dan mengembangkannya. Tanpa amanah dan kejujuran, dunia ini akan hancur dan musnah.

Setiap manusia butuh akan kejujuran dan amanah. Jujur dan amanah itu akan berdampak besar manfaat dan maslahatnya. Bukan saja di dunia ini, tetapi bahkan setelah dimusnahkannya dunia ini.

Seseorang jika ingin banyak teman, tumbuh jaringan hidupnya itu hanya akan tumbuh dengan kejujuran dan amanah. Jika seseorang ingin tenang dan tentram dalam hidupnya, maka jujur dan amanah imunisasinya. Jika orang ingin dihormati, dipercaya dan diagungkan, amanah dan jujur adalah jawabannya. Kecintaan, simpati dan kepercayaan hanya akan muncul dan tumbuh jika amanah dan jujur merekat dalam dirinya. Read more…

AUDIO: Untuk Dihindari

9 June 2014

Allooh سبحانه وتعالى adalah Pencipta. Allooh سبحانه وتعالى adalah Penguasa. Sedangkan manusia adalah makhluq dan dibawah kuasa Allooh سبحانه وتعالى. Allooh سبحانه وتعالى memerintah dan manusia wajib mematuhi. Perintah Allooh سبحانه وتعالى bisa jadi berupa perkara yang harus dikerjakan, selain itu juga ada perintah Allooh سبحانه وتعالى yang wajib untuk dihindari dan ditinggalkan.

Sedemikian rupa Allooh سبحانه وتعالى telah menuntun, menetapkan dan mengatur dua jenis syari’at ini. Bahkan Allooh سبحانه وتعالى berjanji bagi siapa yang menjalankan perintah Allooh سبحانه وتعالى, maka Allooh سبحانه وتعالى akan jadikan dia berhak atas pahala dan surga. Sebaliknya siapa yang melanggar apa yang dilarang Allooh سبحانه وتعالى, maka Allooh سبحانه وتعالى ancam dia dengan neraka jahannam.

Orang yang beriman akan berusaha dalam hidupnya, baik gerak maupun diamnya, untuk selalu taat pada Allooh سبحانه وتعالى. Sebaliknya orang yang fasiq, orang yang dzolim, dia tidak lagi peduli apa itu aniaya, apa itu kedzoliman, apa itu kefasiqan dan kema’shiyatan, karena mereka lalai atau menyepelekan atau melanggar atau bahkan sengaja keluar dari garis ketaatan. Read more…

AUDIO: Pemimpin Bani Isroil adalah Para Nabi

4 June 2014

Tidak sedikit kaum Muslimin bahkan di kalangan terpelajar sekalipun, yang masih berkeyakinan bahwa Islam seolah-olah tidak memiliki konsep yang komprehensif tentang perpolitikan dan ketatanegaraan. Sehingga sekuler kerap menjadi pilihannya; dimana urusan Negara adalah urusan politikus sedangkan urusan agama adalah urusan para ‘Ulama.

Sungguh paradigma seperti ini bercokol tidak lain karena kurangnya pengetahuan tentang Islam secara proporsional, atau memang hawa nafsu mereka yang membelenggu sehingga lebih memilih “bukan Islam” daripara Islam. Read more…

AUDIO: Pemimpin Ummat dalam Perspektif Syari’at

3 June 2014

Pada saat Islam dideretkan dalam deretan agama-agama seperti halnya agama lain: Yahudi, Nashroni, Konghucu, Budha, Hindu dan lain-lainnya; maka kaum Muslimin mengenalnya dengan baik dan menganggapnya itu suatu kebenaran. Namun, ketika Islam adalah Pedoman bagi hidup dan kehidupan manusia, maka tidak sedikit orang yang tidak tahu bahkan bertanya apakah benar. Ketika Islam adalah merupakan agama yang benar disisi Allooh سبحانه وتعالى, sedangkan yang lainnya itu tidak ada yang benar, maka mulailah tidak sedikit yang mulai membantahnya.

Pada saat Islam berbicara tentang konsep kenegaraan, konsep kepemimpinan ummat, protes pun mulai bermunculan. Terlebih mereka orang-orang yang menjadikan liberalisme, sekulerisme, kapitalisme, hingga demokrasi sebagai aturan hidup, maka bukan lagi ke-Islaman yang muncul, akan tetapi justru selain Islam lah yang menjadi alternatifnya. Maka dimana letak posisi Islam dan ke-Islaman ? Read more…

AUDIO: Dikafirkan Tapi Tidak Kafir

25 May 2014

Istilah “Kaafir” sebenarnya istilah yang terdapat dalam Al Qur’an dan Hadits. Itu artinya bahwa istilah itu bukanlah baru, akan tetapi tidak kurang dari 14 abad lebih, istilah ini sudah ada dan sudah dipakai. Oleh karena itu, kaum Muslimin hendaknya tidak kaget, tidak anti, dan tidak alergi dengan istilah ini.

“Kaafir” pada kenyataannya ada 2 jenis, yaitu “Kaafir Asli” dan “Kaafir Murtad”. “Kaafir Asli” adalah kaafir yang memang tidak pernah dalam hidupnya mengimani dan berikrar 2 kalimat syahadat sebagai pertanda bahwa dia adalah menjadi seorang Muslim. Adapun “Kaafir Murtad”, maka kaafir jenis ini adalah kaafir yang disebabkan oleh keluarnya orang ini kepada hukum kaafir setelah dia menjadi Muslim sebelumnya; dikarenakan melakukan perkara yang menyebabkan dia murtad dari Al Islam dan telah diberi kesempatan bertaubat namun dia tetap memilih menjadi orang kaafir. Read more…

AUDIO: Agama Syi’ah (Roofidhoh) seri-7

21 May 2014

17 kali tidak boleh kurang setiap Muslim memohon kepada Allooh سبحانه وتعالى agar ditunjukkan pada Jalan yang Lurus (Ash Shiroothol Mustaqiim) dan dihindarkan dari Jalannya orang-orang yang Allooh سبحانه وتعالى murkai (Maghdhuub ‘Alaihim) dan dihindarkan dari Jalannya orang-orang yang sesat (Dhoolin).

Seandainya setiap Muslim itu tahu bahwa Jalan yang Lurus itu adalah Jalan Muhammadصلى الله عليه وسلم, begitu pula Jalan dan Keterangan yang disampaikan dan diriwayatkan oleh para Shohabat رضي الله عنهم; maka semestinya setiap Muslim menjadi konsekwen didalam ber-Islam ini hanya mengikuti, melaksanakan dan mempedomani apa yang pada saat itu Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم dan para Shohabatnya melakukannya. Read more…

AUDIO: Anjuran Berdzikir di Pasar

14 May 2014

Anjuran Berdzikir di Pasar

Ulul albaab yaitu orang yang pandai, cerdas, pintar, berakal; adalah orang yang selalu mengingat Allooh سبحانه وتعالى, baik dalam keadaan berdiri, dalam keadaan duduk, bahkan berbaring sekalipun. Mereka selalu mengingat Allooh سبحانه وتعالى dimana saja, kapan saja, bahkan dalam situasi dan kondisi apapun.

Pasar yang biasa kita kenal adalah tempat bahkan waktu dimana manusia sibuk dan sibuk dengan perkara pekerjaan, keuangan, keduniasan, harta, jual maupun beli. Sedemikian sibuknya manusia.

Bagi orang yang berpikir, cerdas, pandai ataupun ulul albaab; mereka tahu, mereka sadar bahwa semua kesibukan itu berpeluang besar untuk tidak ingat, lupa dan lalai terhadap Allooh سبحانه وتعالى. Bagi orang yang sadar bahwa hidup adalah untuk beribadah. Bagi mereka yang tahu bahwa dunia adalah fitnah, tidak mustahil bisa melalaikan, bahkan menjauhkan dari Allooh سبحانه وتعالى. Bagi orang yang mengetahui bahwa menyibukkan diri dengan mengingat Allooh سبحانه وتعالى bukanlah rintangan untuk sukses hidup di dunia, bahkan merupakan jalan kesuksesan; maka betapapun di pasar, Allooh سبحانه وتعالى akan tetap menjadi Yang selalu mereka ingat. Read more…