Al-Udh-hiyah (Ber-Qurban)
(Transkrip Ceramah AQI 111107)
AL UDH-HIYAH (BER-QURBAN).
oleh: Ustadz Achmad Rofi’i, Lc.
بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Muslimin dan muslimat yang dirahmati Allooh سبحانه وتعالى,
Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Dzulhijjah. Maka perlu kita ingatkan kembali tentang perkara yang menjadi syi’ar Islam yang terpenting, yang menurut para ‘Ulama bila di suatu negeri syi’ar ini tidak ditegakkan, maka boleh penduduk negeri itu diperangi. Syi’ar yang dimaksud adalah Al Udh-hiyah atau Ber-Qurban. Maka bila suatu kampung, negeri, daerah tidak menegakkan, memakmurkan, melaksanakan Qurban, sampai-sampai boleh negeri atau kampung itu diperangi. Itu menunjukkan betapa pentingnya perkara Berkurban itu. Read more…
AUDIO: Kiat Berpegang Teguh pada Tali Allooh
Manusia diciptakan oleh Allooh Subhaanahu Wa Ta’alaa di dunia ini adalah untuk berhamba kepada-Nya, dan bukan untuk berhamba kepada selain-Nya. Agar manusia dapat berhamba dengan benar, Allooh Subhaanahu Wa Ta’alaa telah menurunkan Petunjuk berupa Syari’at dan Al Islam, sebagaimana Allooh telah utus Rosuul sebagai penjelas dan pencontoh untuk itu. Bahkan segala kemudahan, Allooh telah anugrahkan kepada manusia agar manusia dapat mudah menunaikan kewajibannya. Read more…
AUDIO: Agar Kita Dapat “Memelihara Allooh”
Diantara apa yang menjadi hak Allooh atas kita adalah bahwa kita hendaknya “memelihara Allooh”. “Memelihara Allooh” yang dimaksud adalah bukan diasumsikan sebagaimana kita berasumsi terhadap makhluk yang perlu pemeliharaan, perlu diperhatikan, perlu diberi nafkah, perlu dibimbing dan seterusnya. Karena Allooh Subhaanahu Wa Ta’alaa tidak memerlukan itu semua.
“Memelihara Allooh” yang dimaksud disini adalah memelihara apa yang menjadi perintah-Nya, kita berusaha semaksimal mungkin untuk melaksanakannya. Dan apa yang menjadi larangan-Nya, kita berusaha untuk semaksimal mungkin dapat menjauhi dan meninggalkannya. Read more…
AUDIO: Bekal Ibadah Haji
Dua perkara yang harus ada kedua-duanya dalam beribadah adalah:
- Menunaikan ibadah tersebut karena Allooh
- Menunaikan ibadah tersebut sesuai dengan tatacara yang disunnahkan oleh Rosuulullooh Shollalloohu ‘alaihi wassalaam.
Berkenaan dengan ibadah haji yang sebentar lagi, para tamu Allooh akan menunaikannya, Rosuul Shollalloohu ‘alaihi wassalaam bersabda, “Ambillah oleh kalian dariku manasik haji kalian.” Karena itu, sebagai bahan renungan dan yang harus dicamkan dalam menunaikan ibadah haji ini, ada baiknya para pendengar menyimak audio khutbah berikut ini. Read more…
AUDIO: Aplikasi Pokok-Pokok Ajaran Islam dalam Ibadah Haji
Tidak lama lagi sebagian dari saudara-saudara kita, orangtua, kerabat, tetangga dan teman-teman kita seiman dan se-Islam akan pergi meninggalkan negeri ini, bahkan seluruh kesibukan dan keasyikan hidup mereka dalam rangka memenuhi undangan dan panggilan Allooh Penguasa Semesta Alam, melalui ibadah haji di tanah suci. Read more…
Etika Berpakaian dan Berhias
(Transkrip Ceramah AQI 310706)
‘AADAAB AL LIBAASI WAZZIINAH
(Etika Berpakaian dan Berhias)
Oleh: Ustadz Achmad Rofi’i, Lc.
بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Muslimin dan muslimat yang dirahmati Allooh سبحانه وتعالى,
Pada kesempatan kali ini kami sampaikan perkara penting, yang oleh sebagian orang dianggap perkara remeh dan sepele. Padahal perkaranya adalah penting berkenaan dengan orang laki-laki maupun perempuan. Tidak sedikit dari kaum muslimin yang belum sesuai dengan pedoman Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم. Perkara yang dimaksud adalah yang disebut dengan ‘Aadaab Al Libaasi Wazziinah (Etika berpakaian dan Berhias). Read more…
UBUM-4: Hukum Mengedarkan Kotak Infaq saat Khutbah Jum’at
UBUM (UMMAT BERTANYA, USTADZ MENJAWAB)
Asuhan: Ust. Achmad Rofi’i, Lc. MM.Pd.
UBUM no.4 : Hukum Mengedarkan Kotak Infaq saat Khutbah Jum’at
Pertanyaan:
Assalamu’alaikum Ustadz,
Apakah boleh ketika khutbah Jum’at sudah dimulai, pengurus masjid menggilirkan kotak amal jaariyah ?
Wassalamu’alaikum. Read more…
Syaikh Ahmad Deedat VS DR. Anis Shorosh
DEBAT SYAIKH AHMAD DEEDAT DENGAN DR. ANIS SHOROSH (Bagian-1)
Moderator Membuka Acara
“Selamat datang saya ucapkan pada hari ini, di Auditorium Royal Albert Hall, semoga Allah senantiasa mengaruniakan kebahagiaan kepada anda. Amien.
Di antara perkara-perkara yang terpenting dalam sebuah perdebatan semacam ini adalah, memahami sifat pertemuan yang karenanya kita telah hadir. Saya kira ini merupakan momen bersejarah yang membuka kesempatan bagi pengikut dua agama, baik dari kalangan Nasrani maupun Islam, untuk mendengarkan sudut pandang pihak yang lain. Read more…
Kisah Mualaf-1: Maurice Bucaille
MAURICE BUCAILLE MEMBUKTIKAN KEBENARAN AL-QUR’AN
Penelitiannya tentang Mumi Fir’aun membawanya pada kebenaran Al Qur’an.
Suatu hari di pertengahan tahun 1975, sebuah tawaran dari pemerintah Prancis datang kepada pemerintah Mesir. Negara Eropa tersebut menawarkan bantuan untuk meneliti, mempelajari, dan menganalisis mumi Fir’aun. Tawaran tersebut disambut baik oleh Mesir. Setelah mendapat restu dari pemerintah Mesir, mumi Fir’aun tersebut kemudian digotong ke Prancis. Bahkan, pihak Prancis membuat pesta penyambutan kedatangan mumi Fir’aun dengan pesta yang sangat meriah.
Mumi itu pun dibawa ke ruang khusus di Pusat Purbakala Prancis, yang selanjutnya dilakukan penelitian sekaligus mengungkap rahasia di baliknya oleh para ilmuwan terkemuka dan para pakar dokter bedah dan otopsi di Prancis. Pemimpin ahli bedah sekaligus penanggung jawab utama dalam penelitian mumi ini adalah Prof. Dr. Maurice Bucaille. Read more…




