Skip to content

Jangan Ikut-Ikutan, Wahai Kaum Muslimin !

25 December 2010

Perayaan Natal dan Tahun Baru tidaklah diajarkan Injil; seperti halnya peringatan Maulid Nabi dan peringatan 1 Muharrom maupun perayaan-perayaan sejenis seperti :  Isra’ Mi’raj, Nuzulul Qur’an pun juga tidak ada ajarannya didalam Sunnah Muhammad صلى الله عليه وسلم. Perayaan seperti itu justru menyerupai orang kaafir, yang mengancam aqidah seorang Muslim ataupun dia dapat tergolong ke dalam golongan orang kaafir. Namun sayangnya, tidak sedikit dari kaum muslimin, yang mereka itu sudah mulai berencana dan sibuk untuk ikut berperan serta dalam memeriahkan dan menyemarakkan peringatan yang terbukti menurut ajaran kaum Nashroni sendiri itu sebenarnya tidak ada ajarannya.

Hal ini dikarenakan kaum muslimin di akhir zaman semakin jauh dari ‘ilmu dien, jauh dari tuntunan Allooh سبحانه وتعالى dan Rosuul-Nya صلى الله عليه وسلم, dan mereka malah meniru dan mengadopsi dan memasukkan ajaran dan tuntunan agama dan budaya lain kedalam Al Islaam; sampai dengan mengada-ada sesuatu yang tidak pernah ada dalam tuntunan Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم.

Semoga dengan audio ceramah berikut ini, dapat memberikan pemahaman bagi kaum muslimin untuk tidak ikut-ikutan dalam ajaran dan tuntunan agama dan budaya lain. Semoga bermanfaat !

Download:

Jangan Ikut-Ikutan, Wahai Kaum Muslimin !

6 Comments leave one →
  1. abde permalink
    31 December 2010 5:41 pm

    Alhamdulillah dan itu benar adanya yaa Allah..
    Terimakasih banyak atas informasinya.
    Info ini insya Allah pasti akan saya sebarkan,
    Wassalamu’alaikum wr.wb.
    ALLAHUAKBAR
    ALLAHUAKBAR
    ALLAHUAKBAR

    • 31 December 2010 9:01 pm

      Wa ‘alaikumussalaam Warrohmatulloohi Wabarokaatuh,

      Semoga antum dibalas kebajikan oleh Allooh Subhaanahu Wa Ta’alaa, sebagaimana Rosuulullooh Sholalloohu ‘Alaihi Wassalaam bersabda dalam Hadits Riwayat Imaam Muslim no: 5007, dari salah seorang Shohaby bernama Abu Mas’uud Al Anshoory rhodiyalloohu ‘anhu:

      مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

      Artinya:
      Barangsiapa yang menunjukkan orang lain terhadap suatu kebajikan maka dia berhak mendapatkan kebajikan sebesar kebajikan yang didapat oleh pelakunya.”

  2. RASMAWATI permalink
    25 December 2012 3:08 pm

    INSYA ALLAH SAYA AKAN MENYEBARKAN TENTANG LARANGAN INI, AMIN

    • 25 December 2012 6:51 pm

      Semoga Allooh Subhaanahu Wa Ta’aalaa membalas kebaikan anti dalam menolong dienullooh… Barokalloohu fiiki

  3. affan almubarok permalink
    29 December 2014 8:10 am

    jazakumullahu khoir ust atas ilmunya…
    wayassarollahu umuurokum ya ust….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: