Skip to content

Cinta Suriah Bagian dari Iman

17 November 2013

Cinta Suriah Bagian dr Iman

Allooh سبحانه وتعالى berfirman dalam QS. Aali ‘Imron (3) ayat 31:

قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Artinya:
Katakanlah: ‘Jika kamu (benar-benar) mencintai Allooh, ikutilah aku (Muhammad), niscaya Allooh mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.’ Allooh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Ayat ini merumuskan kepada kita bahwa cinta kepada Allooh سبحانه وتعالى menagih kita untuk mengikuti Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم, mengikuti apa yang diperintahkan Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم, meninggalkan dan menjauhi apa yang dilarang Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم, mencontoh apa yang dicontohkan Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم, menghindari hal-hal baru yang mengatasnamakan Islam padahal tidak diajarkan Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم (Bid’ah).
Mengikuti juga berarti berdakwah seperti Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم berdakwah.
Berjihad seperti Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم berjihad, dan seterusnya.

Dalam banyak Hadits, Suriah (Syria) mempunyai bekas sejarah kemanusiaan, peradaban, bahkan dakwah dan Jihad.
Suriah saat ini merupakan seperempat negeri Syam di zaman dahulu, sebelum Perancis merobek kawasan ini.

Jika seseorang cinta pada anaknya, atau istrinya, atau pada bangsanya, atau negerinya maka hal itu tidak perlu dipertanyakan; karena itu sudah menjadi fitrah yang demikian manusia itu diciptakan.
Tetapi hendaknya kita mencamkan baik-baik, bahwa MENCINTAI SESUATU KARENA ALLOOH سبحانه وتعالى adalah EKSISTENSI IMAN. Kesempurnaan Iman.

Suriah adalah negara yang dengan jelas mencintainya adalah keimanan. Seorang mukmin, suka atau tidak suka, melalui keimanannya kepada Allooh سبحانه وتعالى dan Rosuul-Nya صلى الله عليه وسلم dituntut untuk mencintai Suriah. Ya, Suriah. Akan tetapi, Suriah yang sudah barang tentu Ahlus Sunnah Wal Jamaa’ah yang meyakini Islam yang dibawa oleh para Shohabat, para Taabi’iin dan Taabi’ut Taabi’iin berdasarkan Al Qur’an dan As Sunnah yang shohiihah.

Apriori, apalagi membenci Suriah dapat dipastikan pertanda cacatnya Iman seseorang.

Silakan simak audio ceramah berikut ini.

Download:

Cinta Suriah Bagian dari Iman, Bagian-1

Cinta Suriah Bagian dari Iman, Bagian-2

Cinta Suriah Bagian dari Iman, Bagian-3

Cinta Suriah Bagian dari Iman, Bagian-4

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: