Partisipasi Menjadi Muhsinin
Alhamdulillah, atas izin Allooh سبحانه وتعالى, An Najat telah menyebarkan hampir mencapai 5.000 keping CD MP3 Dakwah (edisi 1 sampai dengan 10) secara Gratis ke berbagai pelosok negeri guna tersebarnya ilmu dan dakwah bagi kaum Muslimin; terutama kaum Muslimin yang berada di daerah-daerah terpencil. Diperuntukkan pula untuk membantu para Ustadz / Khotib / Penceramah agar dapat dipergunakan sebagai bahan bagi mereka dalam berdakwah.
Allooh سبحانه وتعالى berfirman dalam Al Qur’an Surat Fushshilat (41) ayat 33:
وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِمَّنْ دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Artinya:
“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allooh, mengerjakan amal yang shoolih, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?”
Dengan mengucap puji syukur kepada Allooh سبحانه وتعالى, kali ini pun An Najat telah mempersiapkan materi CD MP3 Dakwah edisi 11-15.
Allooh Robbul ‘Aalamiin. Allooh سبحانه وتعالى Pencipta, Penguasa, Pengatur alam semesta.
Allooh سبحانه وتعالى lah yang menghidupkan, dan Allooh سبحانه وتعالى pula lah yang mematikan. Si Fulan lahir hari ini, si Fulan mati hari ini, si Fulan meraih untung hari ini, si Fulan terjatuh dalam kerugian hari ini, si Fulan selamat dari bahaya padahal bisa jadi secara rasio sulit terjadi, si Fulan celaka padahal secara rasio semestinya tidak terjadi, dan seterusnya.
Ketahuilah semua itu terjadi atas KEHENDAK ALLOOH سبحانه وتعالى. Tak kuasa siapa pun untuk melakukan hal itu. Oleh karenanya, jangan terpukau dengan bujuk rayu, tipuan, dan bisikan syaithoon. Jangankan batu, kayu, hewan, jin, orang mati, manusia, orang shoolih, bahkan Nabi, Malaikat pun jika tidak Allooh سبحانه وتعالى kehendaki, maka tidak akan ada yang mampu untuk memberi manfa’at atau mencegah apalagi mengangkat bahaya. Itulah ‘aqiidah kita, ‘aqiidah Ahlus Sunnah Wal Jamaa’ah. Read more…
AUDIO: Mati Diatas Apa yang Rosuulullooh Mati Diatasnya
Manusia itu haruslah punya impian (dream). Sebab dari impian itulah terlahir suatu cita-cita. Siapa yang bercita-cita, maka dia harus berjuang mewujudkan cita-citanya. Siapa yang berjuang, maka dia harus siap berkorban.
Demikian pula seorang Muslim yang bertauhid, hendaknya tertancap dalam jiwanya bahwa dia harus menggapai ridho Allooh سبحانه وتعالى, karena jika Allooh سبحانه وتعالى ridho; maka yang akan dia nikmati adalah surga.
Semestinya orang yang demikian, dia punya cita-cita, dia punya garis perjuangan dalam hidupnya, dan dia harus siap berkorban untuk perjuangan. Read more…
AUDIO: Santet
Santet !
Jika kita dengar kata “Santet”, maka tidak sedikit bahkan diantara kaum Muslimin yang takut dan ketakutan dengannya. Disisi lain, tidak sedikit pula dari mereka, datang kepada Santet dan tukang Santet dengan penuh harapan akan solusi atas masalah yang menghimpitnya.
Ketahuilah, Santet bukan barang baru. Sejak ribuan tahun lalu, Santet telah ada, bahkan berjaya. Tetapi sebenarnya, Muslim yang takut atau berharap pada Santet boleh dibilang “kuno”, “ketinggalan zaman”, “tertinggal”, “primitif”, dan apa kata dunia? Karena Rosuulullooh Muhammad صلى الله عليه وسلم jauh-jauh hari sudah memberitakan tentang adaya Santet. Sudah memberi rambu bahwa Santet adalah kesesatan bahkan kekufuran. Read more…
AUDIO: Generasi Pengganti Generasi
Secara sunnatullooh, sejak Nabi Adam عليه السلام, manusia berkembang biak, menyebar dan tersebar di seluruh antero dunia. Generasi tua mengakhiri keberadaan mereka, dan kembali seperti semula. Dari tidak ada di dunia ini, kembali menjadi tidak ada. Sebagai pengganti mereka, maka anak cucu mereka lah yang menjadi pengganti dan pelanjut estafet eksistensi manusia di dunia ini.
Akan tetapi, melalui audio ceramah berikut maka Pendengar akan dapat menyimak bahwa audio ini bukanlah bercerita tentang semua itu; akan tetapi tentang bagaimana Allooh سبحانه وتعالى tidak suka dan murka pada suatu generasi karena mereka murtad, menjadi orang yang plin plan, tidak punya pendirian yang teguh, mereka tergoda, tergiur dan terjerumus kembali ke dunia kegelapan dan kekufuran. Mereka menyelisihi dan meninggalkan Islam, mereka memilih selain Islam, mereka mengekor pada orang-orang kaafir, bahkan mereka jadikan Islam dan pengikut setianya menjadi bahan cibiran dan olok-olok.
Bahkan kerapkali dia mengaku Muslim, tetapi dia berburuk sangka, dia benci, dia tidak toleran; bila perlu mereka bunuhi orang-orang Muslim. Read more…
Setiap kita mengetahui dan meyakini bahwa LAA ILAAHA ILLALLOOH adalah gerbang menuju Islamnya seseorang. Tanpa itu seseorang bukanlah seorang Muslim. Jangankan yang tidak mengucapkannya, orang yang mengucapkannya pun jika dia tidak konsekwen dengan apa yang menjadi makna, kandungan dan konsekwensinya; maka walaupun dia mengatakannya beribu atau berjuta kali sekalipun tetapi perkataannya itu adalah bagaikan buih diatas air. Hampa, tak berbeban. Read more…
AUDIO: Sebab Lemahnya Iman
Iman adalah keyakinan seorang Muslim terhadap keyakinan yang benar didalam hati. Kemudian hal itu dinyatakan dengan lisannya, dan diaktualkan dengan kiprah perbuatannya. Demikianlah Ahlus Sunnah Wal Jamaa’ah memahami tentang Iman.
Hanya perlu ditambahkan bahwa keadaan yang demikian itu bisa bertambah, bahkan bisa berkurang. Manakala seseorang taat dan mengamalkan berbagai jenis ibadah kepada Allooh سبحانه وتعالى, maka yang demikian itu merupakan indikator bahwa iman orang itu dalam posisi menaik atau stabil. Sebaliknya, jika seseorang malas beribadah kepada Allooh سبحانه وتعالى, lalai mengingat-Nya, bahkan bisa jadi mengerjakan perbuatan dosa kecil, bahkan dosa yang besar; hal ini menunjukkan bahwa orang ini imannya sedang anjlok, menurun dan melemah. Read more…
AUDIO: Sami’naa Wa Atho’naa
Hakekat ke-Islaman seseorang sesungguhnya terletak pada kepasrahan jiwa dan raga seorang Muslim kepada Allooh سبحانه وتعالى. Jiwanya, hatinya, nafsunya tunduk dan patuh kepada Allooh سبحانه وتعالى dan Rosuul-Nya صلى الله عليه وسلم. Yakin akan kebenaran ajaran-Nya. Dan tidak ada rasa berat untuk menjadikannya sebagai pedoman didalam hidup dan kehidupannya. Sementara raganya, tidak enggan, tidak berat, tidak malas apalagi membangkang. Justru yang ada adalah Sami’naa wa Atho’naa (Sam’an wa Thoo’ah), yaitu dimana raganya, baik diam maupun geraknya ditujukan untuk bukti baktinya terhadap Allooh سبحانه وتعالى. Read more…
AUDIO: Dampak Sholat
Sholat sebagaimana yang kita ketahui adalah amalan manusia yang akan pertama kali dihisab oleh Allooh سبحانه وتعالى pada Hari Kiamat. Sholat juga merupakan indikator tegak dan runtuhnya Islam seseorang. Namun demikian, semestinya bukan hanya itu yang harus seorang Muslim sikapi terhadap kewajiban Sholat ini. Tetapi apa dampak dari Sholat yang dia lakukan minimal 5 kali sehari semalam itu bagi kehidupan saat ini di dunia dan bagi keberuntungan di Hari Akhirat kelak. Sebagaimana pula apa dampaknya terhadap perbaikan kepribadian, kedewasaan sosial dan interaksi antara dia dengan alam sekitarnya. Read more…

