Skip to content

Mengapa 13 dianggap Angka Sial

2 April 2011

MENGAPA 13 DIANGGAP ANGKA SIAL


Di seantero dunia terdapat bermacam-macam kepercayaan, mitos, dan legenda, yang tidak terhitung banyaknya. Bagi kaum rasionalis, kepercayaan-kepercayaan orang-orang tua ini seharusnya ikut mati sejalan dengan modernisasi yang merambah seluruh sisi kehidupan manusia. Namun demikiankah yang terjadi? Ternyata tidak. Read more…

AUDIO: Menyikapi Perpecahan (Iftirooq) & Perselisihan Ummat Islam (Ikhtilaaf)

26 March 2011

Perpecahan Ummat Islam adalah sesuatu hal yang merupakan bagian tak terpisahkan dari Sunnatullooh. Terlebih lagi bahwa Ummat Islam ini akan mengalami seperti apa yang dialami oleh orang-orang Yahudi dan Nashroni. Oleh karena itu, Perpecahan Ummat (Iftirooq) ini, dari tinjauan lain, adalah merupakan Tasyabbuh (mengikuti) mereka, orang-orang Yahudi dan Nashroni.

Yang harus diketahui, diyakini dan disikapi dengan baik, seharusnya serta sebenarnya adalah, bahwa Kaum Muslimin hendaknya:
1. Membenarkan bahwa Ummat terdahulu telah terpecah belah menjadi sekian banyak golongan
2. Membenarkan bahwa Ummat Islam pun akan menjadi terpecah belah menjadi 73 golongan, seperti yang telah disinyalir oleh Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم
3. Meyakini bahwa Ummat Islam pun akan menyerupai ummat-ummat terdahulu, yaitu orang-orang Yahudi dan Nashroni
4. Betapa pun hal yang tercantum pada no: 1, 2 dan 3 diatas; kita harus mematuhi dan menepati apa yang menjadi perintah dan anjuran Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم yaitu tetap berpegang teguh dengan As Sunnah dan Al Jamaa’ah, serta tidak berpecah dan berpisah darinya. Karena kita disuruh untuk patuh pada perintah Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم, dan menjauh dari apa yang menjadi larangan Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم. Sedangkan, Allooh سبحانه وتعالى memerintahkan kita, agar kita bersatu diatas Al Haq, tidak boleh berpecah-belah dan bercerai berai.

Namun ada sebagian kaum Muslimin yang kurang mendalami dan memahami makna perbedaan antara Perpecahan (Iftirooq) dan Perselisihan (Ikhtilaaf), sehingga mereka itu menyikapi Perselisihan (Ikhtilaaf) dengan menggunakan sikap yang porsinya adalah untuk menyikapi Perpecahan (Iftirooq). Dan sebaliknya, menyikapi Perpecahan (Iftirooq) dengan porsi sikap yang sebenarnya adalah untuk menyikapi Perselisihan (Ikhtilaaf). Antara lain dalam hal ini adalah sikap mereka terhadap masalah ORGANISASI. Read more…

Tanda-Tanda Hari Kiamat (Bagian-3)

23 March 2011

(Transkrip Ceramah AQI 210108)

TANDA-TANDA HARI KIAMAT (BAGIAN-3)

Oleh:  Ust. Achmad  Rofi’i, Lc.

بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Muslimin dan muslimat yang dirahmati Allõh سبحانه وتعالى,

Bahasan kali ini adalah merupakan kelanjutan dari bahasan beberapa waktu lalu, yaitu berkenaan dengan masalah “Iman kepada Hari Akhir / Hari Kiamat”. Dan kita sudah membahas tentang Tanda-Tanda akan Datangnya Hari Kiamat. Kali ini kita akan membahas satu bab, yaitu berkenaan dengan “Banyaknya Fitnah”. Read more…

AUDIO: Penyimpangan ‘Aqiidah

22 March 2011

Jika manusia memiliki sesuatu, maka biasanya dia akan sedapat mungkin untuk memelihara benda yang dimilikinya itu, agar menjadi awet bahkan selalu terpelihara. Akan tetapi, pola fikir ini tidak setiap orang menerapkannya terhadap dien atau ‘Aqiidah yang diyakininya. Sehingga tidak jarang ‘Aqiidah yang ada itu tidak terpelihara, tidak terpupuk, tidak menjadi kokoh kuat, tidak menjadi bertambah, apalagi menjadi berbuah. Malah justru bisa jadi, yang ada pun menjadi rapuh, bahkan gugur, bahkan ditumbuhi oleh keyakinan-keyakinan lain yang bisa jadi bertolak belakang dengan apa yang diyakini sebelumnya. Read more…

AUDIO: Pentingnya ‘Aqiidah

22 March 2011

Manusia menempatkan dalam hidup dan kehidupan mereka berbagai kepentingan, seperti: makan menjadi penting untuk hidup, sehat adalah penting untuk hidup, materi dan duniawi adalah penting untuk hidup, potensi alam adalah penting untuk hidup dan kehidupan. Akan tetapi, ada satu hal yang tidak boleh luput dari ingatan setiap manusia, terlebih bagi Muslim; yaitu ada perkara yang sangat penting dari yang terpenting, dia adalah ‘Aqiidah. Read more…

AUDIO: Khuluuf-2

20 March 2011

Islam mementingkan sedikit bicara, banyak bekerja; dan bukan sebaliknya yaitu banyak bicara dan sedikit bekerja. Apalagi memalsukan firman Allooh سبحانه وتعالى, sabda Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم, maupun atas nama Al Islaam.

Sebagai ummat Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم, seyogyanya meyakini, membenarkan, mengikuti, membela dan menolong sunnahnya dan ajarannya; dan tidak boleh sebaliknya. Read more…

Tanda-Tanda Hari Kiamat (Bagian-2)

19 March 2011

(Transkrip Ceramah AQI 070108)

TANDA-TANDA HARI KIAMAT (BAGIAN-2)

Oleh:  Ust. Achmad  Rofi’i, Lc.

بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Muslimin dan muslimat yang dirahmati Allõh سبحانه وتعالى,

Tentang “Tanda-tanda Qiyamah Qubro yang telah terjadi dan masih berlangsung / berulang” dari Kitab “Al Yaumul Akhir” yang ditulis oleh Syaikh Dr. ‘Umar Sulaiman Al Asyqor, pada pertemuan terdahulu kita sudah membahasnya sampai pada nomor 2. Maka untuk kali ini kita akan membahas pada nomor-nomor yang berikutnya.

Berkenaan dengan “Tanda-tanda Qiyamah Qubro yang telah terjadi dan masih berlangsung / berulang” yang pertama (dari kitab tersebut) adalah: “Peperangan dan Kemenangan”, lalu kedua adalah: “Keluarnya para Dajjal” atau para Nabi Palsu. Untuk yang pertama: tentang khobar (berita) “Kemenangan”, maka Wahyu Allõh سبحانه وتعالى telah menjelaskan kepada kita, bahwa Islãm akan memiliki kejayaan di masa depan. Masa depan Islãm itu ada di tangan kaum Muslimin sekali lagi. Oleh karena itu orang-orang kãfir jauh-jauh hari sudah merasa sangat khawatir tentang hal ini, sehingga mereka pun melakukan berbagai upaya untuk mencegahnya. Namun, upaya orang-orang kãfir tersebut pastilah akan sia-sia belaka karena Allõh سبحانه وتعالى telah menetapkan apa yang menjadi Kehendak-Nya dan Kehendak Allõh سبحانه وتعالى tidak akan mampu dilawan oleh makhluq-Nya. Read more…

AUDIO: Pembagian Tauhid

19 March 2011

Tauhiid secara bahasa adalah menjadikan sesuatu “Satu-satunya dan tidak berbilang”. Tauhiid dalam jabaran para ‘Ulama Ahlus Sunnah, artinya adalah “Menunggalkan dan Meng-Esakan” Allooh سبحانه وتعالى, baik berkenaan dengan apa yang diperbuat Allooh سبحانه وتعالى (af’aal), Nama dan Sifat Allooh سبحانه وتعالى; juga apa yang harus manusia tunaikan terhadap Allooh سبحانه وتعالى sebagai hak-hak Allooh سبحانه وتعالى dari manusia sebagai hamba-Nya.

Hal ini dapat dipermudah dengan memahami Tauhiid melalui 3 Jenis Tauhiid, dimana ketiga jenis Tauhiid tersebut dapat anda simak melalui audio ceramah berikut ini. Read more…

AUDIO: Persembahan Undang Kutukan

15 March 2011

Fenomena yang muncul dengan dahsyat di penghujung tahun 1431 H (2010 M) adalah bencana alam yang Allooh سبحانه وتعالى munculkan disana sini. Bagi orang yang beriman pada Allooh سبحانه وتعالى, dia jadikan hal itu sebagai pelajaran agar mengurangi dan meninggalkan ma’shiyat dan justru bertaubat dengan meningkatkan taat agar dapat mengurangi berbagai bencana atau bahkan menurunkan berkah dari Allooh سبحانه وتعالى. Namun, tidak sedikit dari orang yang mengaku Muslim, berk-KTP Islam, tetapi justru yang mereka lakukan adalah kesyirikan, dimana dia kerjakan sesuatu yang menurutnya adalah persembahan atau sesajen yang dipersembahkan untuk dewa atau dewi atau Nyi atau Ratu atau Raden atau yang lainnya, dengan keyakinan bahwa dengan sesembahan tersebut, mereka dapat terhindar dari bala’ dan bencana. Read more…