AUDIO: Santet
Santet !
Jika kita dengar kata “Santet”, maka tidak sedikit bahkan diantara kaum Muslimin yang takut dan ketakutan dengannya. Disisi lain, tidak sedikit pula dari mereka, datang kepada Santet dan tukang Santet dengan penuh harapan akan solusi atas masalah yang menghimpitnya.
Ketahuilah, Santet bukan barang baru. Sejak ribuan tahun lalu, Santet telah ada, bahkan berjaya. Tetapi sebenarnya, Muslim yang takut atau berharap pada Santet boleh dibilang “kuno”, “ketinggalan zaman”, “tertinggal”, “primitif”, dan apa kata dunia? Karena Rosuulullooh Muhammad صلى الله عليه وسلم jauh-jauh hari sudah memberitakan tentang adaya Santet. Sudah memberi rambu bahwa Santet adalah kesesatan bahkan kekufuran. Read more…
AUDIO: Generasi Pengganti Generasi
Secara sunnatullooh, sejak Nabi Adam عليه السلام, manusia berkembang biak, menyebar dan tersebar di seluruh antero dunia. Generasi tua mengakhiri keberadaan mereka, dan kembali seperti semula. Dari tidak ada di dunia ini, kembali menjadi tidak ada. Sebagai pengganti mereka, maka anak cucu mereka lah yang menjadi pengganti dan pelanjut estafet eksistensi manusia di dunia ini.
Akan tetapi, melalui audio ceramah berikut maka Pendengar akan dapat menyimak bahwa audio ini bukanlah bercerita tentang semua itu; akan tetapi tentang bagaimana Allooh سبحانه وتعالى tidak suka dan murka pada suatu generasi karena mereka murtad, menjadi orang yang plin plan, tidak punya pendirian yang teguh, mereka tergoda, tergiur dan terjerumus kembali ke dunia kegelapan dan kekufuran. Mereka menyelisihi dan meninggalkan Islam, mereka memilih selain Islam, mereka mengekor pada orang-orang kaafir, bahkan mereka jadikan Islam dan pengikut setianya menjadi bahan cibiran dan olok-olok.
Bahkan kerapkali dia mengaku Muslim, tetapi dia berburuk sangka, dia benci, dia tidak toleran; bila perlu mereka bunuhi orang-orang Muslim. Read more…
Setiap kita mengetahui dan meyakini bahwa LAA ILAAHA ILLALLOOH adalah gerbang menuju Islamnya seseorang. Tanpa itu seseorang bukanlah seorang Muslim. Jangankan yang tidak mengucapkannya, orang yang mengucapkannya pun jika dia tidak konsekwen dengan apa yang menjadi makna, kandungan dan konsekwensinya; maka walaupun dia mengatakannya beribu atau berjuta kali sekalipun tetapi perkataannya itu adalah bagaikan buih diatas air. Hampa, tak berbeban. Read more…
AUDIO: Sebab Lemahnya Iman
Iman adalah keyakinan seorang Muslim terhadap keyakinan yang benar didalam hati. Kemudian hal itu dinyatakan dengan lisannya, dan diaktualkan dengan kiprah perbuatannya. Demikianlah Ahlus Sunnah Wal Jamaa’ah memahami tentang Iman.
Hanya perlu ditambahkan bahwa keadaan yang demikian itu bisa bertambah, bahkan bisa berkurang. Manakala seseorang taat dan mengamalkan berbagai jenis ibadah kepada Allooh سبحانه وتعالى, maka yang demikian itu merupakan indikator bahwa iman orang itu dalam posisi menaik atau stabil. Sebaliknya, jika seseorang malas beribadah kepada Allooh سبحانه وتعالى, lalai mengingat-Nya, bahkan bisa jadi mengerjakan perbuatan dosa kecil, bahkan dosa yang besar; hal ini menunjukkan bahwa orang ini imannya sedang anjlok, menurun dan melemah. Read more…
AUDIO: Sami’naa Wa Atho’naa
Hakekat ke-Islaman seseorang sesungguhnya terletak pada kepasrahan jiwa dan raga seorang Muslim kepada Allooh سبحانه وتعالى. Jiwanya, hatinya, nafsunya tunduk dan patuh kepada Allooh سبحانه وتعالى dan Rosuul-Nya صلى الله عليه وسلم. Yakin akan kebenaran ajaran-Nya. Dan tidak ada rasa berat untuk menjadikannya sebagai pedoman didalam hidup dan kehidupannya. Sementara raganya, tidak enggan, tidak berat, tidak malas apalagi membangkang. Justru yang ada adalah Sami’naa wa Atho’naa (Sam’an wa Thoo’ah), yaitu dimana raganya, baik diam maupun geraknya ditujukan untuk bukti baktinya terhadap Allooh سبحانه وتعالى. Read more…
AUDIO: Dampak Sholat
Sholat sebagaimana yang kita ketahui adalah amalan manusia yang akan pertama kali dihisab oleh Allooh سبحانه وتعالى pada Hari Kiamat. Sholat juga merupakan indikator tegak dan runtuhnya Islam seseorang. Namun demikian, semestinya bukan hanya itu yang harus seorang Muslim sikapi terhadap kewajiban Sholat ini. Tetapi apa dampak dari Sholat yang dia lakukan minimal 5 kali sehari semalam itu bagi kehidupan saat ini di dunia dan bagi keberuntungan di Hari Akhirat kelak. Sebagaimana pula apa dampaknya terhadap perbaikan kepribadian, kedewasaan sosial dan interaksi antara dia dengan alam sekitarnya. Read more…
Yahudi Berkonspirasi dalam Media Film & Hiburan
(Transkrip Ceramah AQI 070113) – Seri Kajian: “Yahudi & Media Massa”
YAHUDI BERKONSPIRASI DALAM MEDIA FILM & HIBURAN
oleh: Ust. Achmad Rofi’i, Lc.M.Mpd
بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Muslimin dan muslimat yang dirahmati Allooh سبحانه وتعالى,
Masih merupakan kelanjutan dari bahasan kita berkenaan dengan “F1= Film, Fun & Mass Media” yang merupakan bagian dari “9F tantangan ummat Islam dalam menghadapi gerakan Kafirisasi Global”, maka kajian kali ini adalah bertemakan “Yahudi Berkonspirasi dalam Media Film & Hiburan”. Hal ini sangat penting, mengingat bahwa upaya pembentukan “mind-set” (pola pikir), paradigma, keyakinan, bahkan sampai dengan sikap hidup kaum Muslimin adalah terancam untuk dibentuk mengikuti pola pikir, keyakinan dan sikap hidup kaum Freemasonry Yahudi dan Zionisme-nya.
AUDIO: Memelihara Haji Mabruur
Allooh سبحانه وتعالى memang mengabulkan do’a hamba-Nya Ibrohim عليه السلام, sehingga Muslim dari berbagai pelosok dan belahan dunia ini hatinya menjadi terpaut dan rindu terhadap Baytullooh.
Dengan nyawa, dengan harta, mereka berlomba bahkan antri untuk datang menyempurnakan rukun Islam yang ke-5 melalui menunaikan ibadah haji sebagai caranya.
Haji hanya 1 kali seumur hidup Allooh سبحانه وتعالى perintahkan pada setiap hamba-Nya yang mampu dan aman di perjalanannya. Yang demikian itu karena besarnya pahala yang Allooh سبحانه وتعالى janjikan pada mereka sebagaimana Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم bersabda, “Dan haji Mabrur itu tidak ada balasan yang patut untuknya kecuali adalah surga.” Read more…
AUDIO: Tafsiir Ayat Al-Humazah
Islam adalah pedoman hidup manusia yang paripurna. Islam mengajarkan akhlaq dan nilai yang teramat luhur. Jika manusia punya raga. Jika manusia punya akal. Jika manusia punya hati dan nurani. Jika manusia punya teman bergaul. Jika manusia hidup di alam semesta. Semua sedemikian rupa ditata oleh Allooh سبحانه وتعالى, Robb alam semesta.
Segala rupa perilaku manusia yang terpuji diperintah, ditanam dan dipupuk. Segala rupa perilaku manusia yang buruk, jelek dan tercela oleh Islam dikikis, dilarang dan ditindak. Read more…

